BeritaHukumKriminalitas

Kemenkominfo Gelar Literasi Digital untuk Waspada Penipuan Jual Beli Online di Banjarnegara

BANJARNEGARA, Jateng Kemajuan teknologi digital makin pesat. Kecanggihan teknologi digital memungkinkan seseorang bisa berkomunikasi jarak jauh, termasuk dalam hal perniagaan.

Dengan teknologi digital, jual beli bisa dilakukan secara daring atau online. Proses jual beli tak lagi harus bertatap muka di pasar atau toko secara fisik.

Meski demikian, ada hal-hal yang harus diwaspadai ketika hendak melakukan jual beli online. Pembeli sebagai konsumen harus tahu bagaimana bertransaksi secara aman.

Karena itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menggelar literasi digital agar masyarakat, baik pelaku usaha online maupun konsumen terhindar dari permasalahan jual beli online.

Kegiatan literasi digital kali ini sigelar di lapangan Desa Blimbing, Mandiraja, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Para narasumber memberikan pemahaman dan juga ilmu agar masyarakat aman dalam jual beli online.

Kegiatan literasi digital kali ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Andi Istanto, seorang pemerhati dan aktivis literasi digital Fidya Laelasari, dan Saptono selaku Sekdes Blimbing.

Widya menjelaskan, masyarakat sekarang harus jeli dan ekstra hati-hati akan adanaya tawaran jual beli secara online yang marak di media sosial. Kemudahan mengakses media sosial bisa menjadi pintu masuk dalam tindak kejahatan siber.

Sedikit informasi saja di indonesia selama tahun 2017-2021 telah terjadi kasus penipuan sekitar 1.730 kasus. Jika dikalkulasi, peredaran uang dari transaksi daring itu mencapai Rp 18,7 triliun.

Sesuai tujuan dari Kemenkominfo yaitu semakin cakap digital, maka diharapkan masyarakat semakin jeli, semakin pandai dan juga paham dengan kemajuan teknologi digital ini.

Hal ini senada dengan yang disampaikan Andi Istanto, seorang aktivis dan pemerhati masyarakat. Ia memberikan informasi kepada masyarakat untuk bisa lebih berhati-hati dalam bermedia sosial.

“Mungkin kita dalam transaksi masih manual dengan pertemuan tatap muka langsung. Tapi dengan adanya kemajuan digital inilah kita jangan sampai terjebak dengan iming iming-iming ataupun bonus yang akhirnya tidak sesuai dengan harapan kita,” ujar dia.

Sementara Saptono, yang saat ini menjabat sebagai Sekertaris Desa Blimbing, meminta warga masyarakat untuk paham dampak positif dan negatifnya dari jual beli online.

Menurutnya desa adalah titik terkecil tempat untuk bisa memberikan informasi dan pemahaman kepada masyarakat agar lebih jeli dan berhati-hati terhadap tawaran ataupun informasi jual beli yang menjanjikan tapi akhirnya tidak sesuai harapan.

Dari awal bulan lalu sampai hari ini, kegiatan dari Kemenkominfo yang langsung dilaksanakan si beberapa titik kabupaten di Jawa Tengah mendapat sambutan yang antusias dari masarakat. Kegiatan ini dinilai memberi manfaat besar bagi masyarakat.

“Seperti kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika di lapangan Desa Belimbing  Kecamatan Mandiraja  Kabupaten Banjar negara Jawa Tengah pada Minggu  30 April 2023. Sangat berguna dan bermanfaat agar masyarakat sekarang lebih jeli dengan tawaran ataupun info jual beli online yang belum jelas kebenarannya,” tuturnya.

Harapnnya, dari kegiatan ini nantinya tidak ada lagi korban penipuan dari transaksii online.
Jhon  selaku  panitia penyelengara yang bekerja sama dengan Kominfo menuturkan tuajuanya kegiatan ini agar masyrakat lebih paham akan peran digital media dalam segala kegiatan oleh si pengguna termasuk transaksi jual beli secara online.

“Untuk itu pihak Kominfo berharap masyarakat agar lebih hati-hati serta waspada dalam melakukan transaksi jual belu online jangan sampai kita terjebak dalam modus-modus yang merugikan kita,” ucapnya.

Sebagai kesimpulan terakhir, pihak Kominfo ataupun dari panitia yang ada berharap dengan adanya tambahan informasi ini masyarakat semakin paham, selektif, cerdas dan lebih berhati hati lagi terhadap jual beli online yang ada.

“Sebab, masyarakat bisa mengakses apa saja melalui media sosial, tetap kita harus bisa bersikap bijak dan cerdas agar kita tidak tertipu,” ujarnya.

Dan dipuncak acara kali ini masyarakat akan dihibur dengan pagelaran wayang kulit dengan menghadirkan dalang kondang yaitu Ki dalang Kukuh Bayu Aji dari Banyumas.

Sumber: purwokerto.suara.com

 

Polres Banjarnegara, Kapolres Banjarnegara, Pemkab Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Banjarnegara, Polrestabes Semarang, Kota Semarang, Semarang, Polres Rembang, Kabupaten Rembang, Pemkab Rembang, Rembang, AKBP Hendri Yulianto, Hendri Yulianto, AKBP Dandy Ario Yustiawan, Dandy Ario Yustiawan

Related Posts

1 of 2,651

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *