Berita

Dorong Sektor Pertanian, Sukoharjo Siapkan Dua Pembangunan Embung

SUKOHARJO, Jateng – Pemkab Sukoharjo siapkan dua proyek besar pembangunan embung dengan total anggaran Rp 1 miliar. Keberadaan embung penting untuk menjamin pemenuhan kebutuhan air khususnya sektor pertanian, perkebunan dan perikanan. Termasuk membantu cadangan air bersih masyarakat dan penampungan mengatasi banjir.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Rabu (10/5/2023) mengatakan, Pemkab Sukoharjo mengambil kebijakan sendiri langsung turun menyediakan anggaran proyek pembangunan embung di dua lokasi pada tahun 2023 ini. Kedua lokasi tersebut berada di Desa Pandeyan Kecamatan Grogol dan Desa Kedungwinong Kecamatan Nguter.

Pemkab Sukoharjo sangat serius membuat kedua embung dengan melakukan persiapan sejak awal. Salah satunya seperti tempat yang akan dipakai pembangunan. Persiapan penting lainnya menyangkut pemenuhan kebutuhan anggaran pembangunan.

Untuk pembangunan Embung Pandeyan Grogol dan Embung Kedungwinong Nguter telah disiapkan anggaran dari APBD Sukoharjo tahun 2023 total sebesar Rp 1 miliar. Artinya satu embung nantinya membutuhkan dana pembangunan sebesar Rp 500 juta.

Persiapan selanjutnya yang dilakukan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo sekarang yakni terkait tahapan lelang. Dokumen lelang telah disiapkan dan tinggal menunggu pelaksanaan lelang saja.

“Secepatnya akan lelang. Pembangunan dua embung ini merupakan proyek sangat strategis dan mendapat perhatian besar dari Pemkab Sukoharjo untuk segera direalisasikan khususnya menyangkut pemenuhan kebutuhan air baik itu pertanian, perkebunan, perikanan, suplai air masyarakat bahkan membantu mengatasi banjir saat cuaca ekstrem apabila memang diperlukan,” ujarnya.

Bagas menjelaskan, Desa Pandeyan Kecamatan Grogol dan Desa Kadungwinong Kecamatan Nguter sengaja dipilih karena menjadi titik strategis untuk mendukung wilayah desa dan kecamatan sekitarnya setelah nantinya ada realisasi pembangunan embung. Sebab keberadaan embung tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi desa setempat saja, melainkan juga membantu desa dan kecamatan terdekat.

Disisi lain, Desa Pandeyan Kecamatan Grogol dan Desa Kedungwinong Kecamatan Nguter dipilih juga karena memenuhi persyaratan dalam pembangunan embung seperti ketersediaan lahan, sumber air dan lainnya. Air hasil tampungan embung di dua desa tersebut nantinya memiliki kapasitas besar untuk membantu khususnya dibidang pertanian.

“Kabupaten Sukoharjo sebagai daerah lumbung pangan dengan hasil panen padi melimpah dan surplus beras maka sudah selayaknya mampu mandiri dibidang air dengan memiliki embung sendiri,” lanjutnya.

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo mencatat di Kabupaten Sukoharjo sudah memiliki kemandirian air untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan. Sebab di Kabupaten Sukoharjo sudah memiliki Dam Colo Nguter dan Waduk Mulur yang sudah lama diandalkan.

“Dibeberapa desa dan kecamatan di Kabupaten Sukoharjo juga sudah banyak dibangun embung. Pemanfaatannya untuk mendukung petani, peternak dan masyarakat umum,” lanjutnya.

Kedepan Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo berharap di semua kecamatan bisa memiliki embung sebagai kemandirian air untuk mendukung sektor pertanian dan perikanan. Program perencanaan sedang disiapkan salah satunya dengan mencari lokasi pembangunan.

“Minimal per kecamatan ada embung yang nantinya bisa mendukung pemenuhan air di desa dan kelurahan di kecamatan tersebut. Petani akan lebih mandiri dan terjamin kebutuhan air untuk pertanian,” lanjutnya.

Bagas menjelaskan, dalam kondisi perubahan fenomena alam yang sulit ditebak sekarang ini pemerintah daerah sudah selayaknya memikirkan program jangka panjang khususnya dibidang pertanian sebagai bagian pemenuhan stok pangan masyarakat. Hal itu bisa dimulai dengan kemandirian air berupa pembangunan embung.

“Ketika sudah ada embung sebagai tampungan air maka sudah mandiri dan bisa mengatur sendiri kebutuhan bagi petani. Ketika cuaca ekstrem kemarau panjang maka air di tampungan embung bisa sangat berguna,” lanjutnya.

Sumber: krjogja.com

 

Polres Sukoharjo, Kapolres Sukoharjo, AKBP SIGIT, Sukoharjo, Polres Rembang, Rembang, Pemkab Rembang, Polres Humbahas, Polres Pangandaran, Kab. Sukoharjo, Polda Jateng, Jateng

Related Posts

1 of 2,652

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *