BeritaHukum

Cabuli Bocah Asal Sukoharjo, Pria Pengangguran Asal Solo Berhasil Ditangkap

SUKOHARJO, Jateng – Seorang pemuda asal Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, ditangkap oleh aparat Polres Sukoharjo pada Selasa (9/5/2023) malam. Pemuda pengangguran itu mencabuli seorang anak di bawah umur di tempat indekosnya di daerah Colomadu, Karanganyar.

Pelaku berinisial AW, 19 tahun. Sementara korbannya berinisial M, 16, asal Baki, Sukoharjo. Mereka saling mengenal lewat media sosial, Facebook. Perkenalan itu pun tak lama, baru Senin (1/5/2023) lalu.

Menurut keterangan Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit, dalam perkenalan yang belum genap dua pekan itu keduanya pada Senin (8/5/2023) melakukan janji bertemu. Pada Senin sekira pukul 11.00 WIB, pelaku datang menjemput korban di dekat perlintasan kereta api dekat rumah korban. Korban berpamitan kepada orang tuanya  hendak pergi membeli susu di warung.

“Namun yang terjadi sebenarnya korban pergi bersama pelaku mengendarai motor pelaku menuju daerah Klaten,” ungkap Kapolres saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Rabu (10/5/2023).

Kemudian pelaku yang pengangguran sempat menyuruh korban untuk menjual kalung emasnya dengan alasan untuk membayar sewa tempat indekos dan biaya hidup sehari-hari. Permintaan itu dituruti saja oleh korban.

Setibanya di tempat indekos di Colomadu, sekitar pukul 14.40 WIB, pelaku menggauli korban sebanyak satu kali. Sebelumnya korban dibujuk rayu untuk mau diajak berhubungan suami istri dengan alasan akan menikahi korban.

Kasus tersebut terungkap setelah korban malam itu tidak pulang. Pihak keluarga lalu menghubungi korban dan menanyakan lokasinya pada Selasa (9/5/2023). Ayah korban lalu menjemput M di tempat indekos pelaku. Ia juga meminta pelaku dan orang tuanya datang ke rumah untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap M.

Setelah pelaku dan orang tuanya datang, ayak korban lalu menghubungi aparat kepolisian. Tiga apara Polsek Baki datang dan kemudian menangkap pelaku. Atas kejadian itu, polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya satu set pakaian dalam perempuan, satu celana pendek merah muda, satu kaus cokelat, satu handphone merk Samsung Galaxy A 34 dan  emas.

“Pelaku dijerat dengan UU Perlindungan Anak dan Pasal 332 KUHP dengan ancaman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tegas AKBP Sigit.

Sementara itu, pelaku yang dihadirkan dalam ungkap kasus itu saat diinterogasi Kapolres mengaku korban sempat menolak ajakannya untuk bertemu sebelum Senin itu. Setelah didesak, korban akhirnya mau bertemu. Pelaku mengaku baru kali pertama mencabuli korban.

Sumber: solopos.com

 

Polres Sukoharjo, Kapolres Sukoharjo, AKBP SIGIT, Kabupaten Sukoharjo, Sukoharjo, Polrestabes Semarang, Polres Rembang, Polres Humbahas, Polda Jateng, Jateng

Related Posts

1 of 2,612

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *